Myntra coupons site- fashion shop for casual, footwear,wear kurti, wallet,loafer,fastrack, roadster

top Flipkart coupon voucher code and shop for moto phone,kurtis, new handbag, book,headphone, samsung electronic big order

abof coupons code 2017

promo coupon code for brands like Flipkart, myntra, Amazon, godaddy, Shopclues, pizza hut, dominos and more best deals

Home » KIP Pidie Jaya » KIP PIDIE JAYA TUNTASKAN BIMTEK TUNGSURA PEMILU 2019 KEPADA PPK

KIP PIDIE JAYA TUNTASKAN BIMTEK TUNGSURA PEMILU 2019 KEPADA PPK

Pemungutan suara Pemilihan Umum Tahun 2019 tinggal menghitung hari, dimana pada 17 April 2019, seluruh rakyat Indonesia akan melaksanakan Pemilihan untuk menentukan calon pemimpinnya untuk masa 5 tahun mendatang. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah Pemilu Indonesia, Pemilu 2019 merupakan Pemilu Serentak dimana rakyat harus mencoblos 5 jenis surat suara diantaranya surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, DPR Kabupaten/Kota, DPD dan Presiden.

Selaku penyelenggara dalam berbagai tingkatan, tentunya harus dipastikan bahwa penyelenggara harus sigap untuk menyambut pemungutan suara di TPS, Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Perolehan Suara. Sehubungan dengan hal tersebut, Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Pidie telah melakukan Bimbingan Teknis  Pemungutan, Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Suara kepada Panitia Pemilihan Kecamatan selama (PPK) selama 3 hari, yaitu mulai tanggal 16, 17 dan 21 Maret 2019 bertempat di Aula KIP Kabupaten Pidie Jaya dalam rangka untuk mendapatkan pemahaman dan kepastian hukum berdasarkan Peraturan KPU RI Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dan Peraturan KPU RI Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum Tahun 2019.

Acara Bimtek  Pemungutan, Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Suara dibuka oleh ketua KIP Pidie Jaya, Iskandar S, Sos, turut di damping oleh seluruh Anggota KIP Pidie Jaya yang dihadiri oleh 40 orang Anggota PPK dari 8 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie jaya. Dalam arahannya, kepada seluruh anggota PPK agar disiplin dan serius mengikuti paparan materi. Jika ditemukan ada anggota PPK yang tidak disiplin dan tidak serius, KIP Pidie Jaya akan berikan sanksi tegas.

Lanjutnya lagi, untuk memastikan mengundang masyarakat sekurang-kurangnya 5 hari sebelum hari pemungutan suara/pencoblosan. Distribusi  formulir model C6-KPU  (pemberitahuan untuk pemilih supaya hadir untuk mengikuti pemungutan suara) oleh KPPS dilaksanakan tanggal 14 April 2019 paling lambat 3 hari sebelum hari pemungutan suara. Jika tidak ada orangnya dirumah, maka KPPS menyerahkan formulir model C6-KPU ketetangganya atau keluarganya membuat tanda terima dan jika tidak ada maka membawa kembali formulir model C6-KPU tersebut. Sedangkan untuk Logistik TPS dari PPS kepada KPPS serta penyiapan TPS akan dikirim nanti 1 hari sebelum hari pemungutan suara yaitu tanggal 16 April 2019.

Ketua  Divisi Hukum, Masrur, MA dalam arahannya antara lain adalah meminta kepada PPK untuk menjaga tahapan tugas yang diembankan kepada PPK, mengingat pemilu satu bulan lagi. hari 17 April merupakan pertaruhan sebagai anggota PPK, Bimtek ini juga diharapkan PPK mampu menjadi trainer bagi Ketua dan Anggota PPS dan KPPS dalam memberi pemahaman tentang prosedur kepemiluan. Dan kepada anggota PPK dapat menjaga kesehatannya karena tenaga saudara akan terkuras dalam satu bulan ini. Terus pelajari dan dalami  peraturan tentang pungut hitung dan rekap hasil pemungutan suara, jangan sampai setelah pemilu ada Penyelenggara Pemilu yang bermasalah dengan hukum.

Kehadiran mantan Ketua Bawaslu Aceh,  Dr. Muklir, S. Sos, SH, M.AP ikut memberikan kontribusi positif dalam memaparkan materi Netralitas sebagai penyelenggara Pemilu. Dalam penjelasannya, penyelenggara pemilu harus bertindak jujur dan adil dalam memperlakukan semua pihak sehingga pemilih dapat memberikan suaranya secara langsung, umum, bebas, dan rahasia berdasarkan peraturan perundang-undangan. Kemudian hasil pemilu harus terdokumentasi dengan baik sehingga dapat menjamin akurasi hasil pemilu.

Pemilu yang demokratis dapat dicapai apabila tersedia PERANGKAT HUKUM untuk:

  1. Mengatur seluruh proses pelaksanaan tahapan pemilu.
  2. Mampu melindungi para penyelenggara, peserta, kandidat, pemilih, pemantau, dan warga negara dari ketakutan, intimidasi, kekerasan, penyuapan, penipuan, dan berbagai praktik curang lainnya yang akan mempengaruhi hasil Pemilu.
  3. menyediakan sistem penyelesaian secara adil atas pelanggaran peraturan pemilu dan berbagai sengketa pemilu.

INTEGRITAS PENYELENGGARA

Dalam rumusan yang negatif, integritas proses dan hasil pemilu akan terwujud apabila tidak ada penyimpangan, pelanggaran, intimidasi, manipulasi dan kesalahan dalam pelaksanaan tahapan-tahapan pemilu.

Sudah merupakan keniscayaan, bahwa jika penyelenggara pemilu  tidak berintegritas, dalam arti tidak bertindak secara jujur dan tidak adil terhadap pemilih dan peserta pemilu, maka penyelenggara pemilu tersebut pasti tidak akan dipercaya dan, secara otomatis, hasil pemilu yang diselenggarakannya pun pasti dianggap cacat oleh masyarakat. Pada gilirannya, pejabat yang terpilih melalui Pemilu tersebut menjadi tidak legitimate alias pemilu tersebut dapat dikategorikan sebagai pemilu gagal.

Oleh karena itu, penyelenggara pemilu harus sungguh-sungguh menjaga integritasnya dan melaksanakan pemilu secara profesional, termasuk dalam menetapkan rencana dan program pelaksanaan tiap tahapan.

Rencana pemilu harus ditetapkan sedemikian rupa sehingga dapat menjamin terlaksananya pemilu secara demokratis, terutama agar semua warga negara yang berhak memilih dapat memberikan suaranya secara luber; peserta pemilu dapat “bertanding” secara adil, dan suara pemilih dapat terjamin akurasi dan kemurniannya.

Ketua Divisi Teknis Penyelengara KIP Pidie Jaya, Darkasyi Abdul Hamid, S. Pd selaku divisi yang bertanggungjawab terhadap Bimtek Tungsura membagi jadwal penyampaian materi Bimtek sebagai berikut:

  • Hari Ke- 1 : 16 Maret 2019
  1. Pemungutan & Pemungutan Suara di TPS : Pemateri oleh Ketua KIP Pidie Jaya, Iskandar, S. Sos
  2. Netralitas Penyelenggara : Pamateri oleh Dr. Muklir, S. Sos, SH, M.AP
  3. Tugas, Fungsi KPPS, Saksi, Pengawas TPS, dan Pemantau : Pamteri oleh Ketua Divisi SDM, Muhammad Yusuf, S.Pd
  • Hari Ke- 2 : 17 Maret 2019
  1. Ketentuan suara sah dan tidak sah serta implikasi hukum : Pemateri oleh Ketua Divisi Hukum, Masrur, MA
  2. Rekapitulasi penghitungan suara : Pamateri oleh Ketua Divisi Teknis, Darkasyi Abdul Hamid, S.Pd
  • Hari Ke- 3 : 21 Maret 2019
  1. Tata cara pengisian formulir model C1 di TPS dan Simulasi Tes soal pengisian Formulir C1 : Pamateri oleh Ketua Divisi Teknis, Darkasyi Abdul Hamid, S.Pd
  2. Kesiapan Pra pemungutan suara : Pamateri oleh Ketua Divisi Perencanaan dan Data, Hasanuddin, SE
  3. Perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara : Pemateri oleh Ketua KIP Pidie Jaya, Iskandar, S. Sos
  4. Tata cara pengisian formulir DAA1 dan DA-1 dengan Aplikasi Situng : Pamateri oleh Kasubbag Teknis, Mahmunir, S. Kom dan Operator Situng, Muhammad Khalil, SH

Arahan Ketua Divisi Teknis, Darkasyi Abdul Hamid, S.Pd antara lain tentang Tata cara pengisian Formulir C1 dan C1-Plano dan Tata Rekap Hasil Pungut Hitung. Yang menjadi entri point tata cara pengisian formulir yiatu :

  • Pengisian Formulir Model C1 Plano di TPS dilakukan dalam Rapat Penghitungan Suara setelah Pemungutan Suara selesai dilaksanakan
  • Pengisian Formulir Model C dan C1 Hologram sesuai jenis Pemilu harus diisi berdasarkan Formulir Model C1 Plano sesuai jenis Pemilu
  • Pengisian Salinan Formulir Model C dan C1 sesuai jenis Pemilu harus diisi berdasarkan Model C dan C1 Hologram

Foto Simulasi Pengisian Formulir C1 dan Rekapitulasi Perolehan Suara :

Be Sociable, Share!

Check Also

KIP PIDIE JAYA DISTRIBUSIKAN LOGISTIK KE KECAMATAN

Dalam rangka memenuhi kebutuhan logistik Pemilu Serentak 2019 ke seluruh TPS, PPS dan PPK dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *